Mengapa Masker Double Penting

Telah hampir 2 tahun masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia berjuang melalui hari-hari yg melelahkan sebab pandemi Covid-19. di Indonesia, semenjak dilaporkan pertama kali pada bulan Maret 2020 hingga 24 Juni 2021 ada lebih berasal dua juta masalah dengan lebih berasal 5 puluh lima ribu kasus mati. Hal ini menghasilkan masyarakat harus menyesuaikan diri dengan new normal era dengan penerapan protokol kesehatan adalah suatu kebutuhan, bahkan keharusan buat menjaga diri sendiri serta sesama. Protokol kesehatan yg diberlakukan ialah himbauan bagi rakyat buat melindungi diri asal virus Sars-Cov-dua berupa mencuci tangan, menjaga jarak minimal dua meter, menggunakan masker double, membatasi gerak, dan menghindari keramaian.

Mengapa Masker Double Penting

Galat satu protokol kesehatan yang paling poly mengalami perkembangan ialah hukum tentang penggunakan masker. pada awal pandemi covid-19, Centre for Disease Control and Prevention (CDC) serta World Health Organization (WHO) hanya mewajiban masker bagi orang sakit. lalu, sempat terjadi kelangkaan masker medis di awal pandemi sebab masyarakat berbondong-bondong berbelanja masker medis. Harga masker medis menjadi tidak masuk akal sampai pemerintah mengeluarkan hukum tentang penggunaan masker kain 3 lapis bagi masyarakat umum . tak diketahui kapan dimulai, tetapi kemudian masker medis di pasaran mulai tersebar secara normal menggunakan harga lumrah pulang serta warga umum mulai memakai masker medis menjadi bagian asal keseharian mereka. Bahkan perkembangan contoh, warna, serta bentuk masker yg tersebar di rakyat kini sangat majemuk mulai asal masker medis biasa, duckbill, KF 94, dan KN-95 menggunakan klaim jumlah lapisan ialah tiga lapisan sampai 6 lapisan.

Belum lama ini, kurang lebih bulan April 2021 CDC mengeluarkan pedoman tentang bagaimana cara buat menaikkan efektivitas masker yg bisa diterapkan sang rakyat. Penggunaan masker secara konsisten dengan cara yg baik dan benar krusial dilakukan buat memutus penyebaran covid-19. memakai masker double menggunakan masker medis terlebih dahulu kemudian dilapisi dengan masker kain terbukti lebih efektif meningkatkan efektivitas masker buat melindungi diri kita dari covid-19. Penelitian menjelaskan bahwa penggunnaan masker menggunakan cara tersebut mampu menyaring partikel batuk yg dimuntahkan oleh seseorang hingga 85,4%. Penggunaan double masker bukan hanya menambah jumlah lapisan namun jua menaikkan keeratan atau kekencangan masker, dan pula membentuk masker lebih sesuai (fit) terhadap kontur muka kita. Masker medis saja bisa menyaring partikel sampai 56,1% sementara masker kain saja menyaring partikel sebesar 51,4%. Penggunaan masker double menggunakan dua masker bedah ataupun menambah lapisan di masker N95, tidak disarankan.

Memakai masker double sebenarnya hanya satu dari beberapa langkah sederhana yg dapat dilakukan buat menaikkan performa masker dalam menyampaikan perlindungan. Beberapa hal lain yg bisa dilakukan artinya membentuk simpul pada kanan serta kiri masker medis sampai terbentuk seperti respirator KN95 yg dapat menunda partikel hingga 77%, memastikan masker medis yg kita pakai mempunyai dawai yg dapat diubahsuaikan menggunakan bentuk hidung kita, serta memakai mask fitter atau brace yg dapat dipasang pada atas masker medis. Langkah membentuk simpul buat menaikkan kecocokan masker bedah buat lebih sinkron dengan muka kita bisa dipandang di Gambar.

Keeratan atau kekencangan penggunaan masker ini sangat krusial buat diperhatikan. Uji efektivitas masker dilakukan di beberapa penelitian. Studi menjelaskan bahwa walaupun masker N95 ataupun KN95 menyampaikan perlindungan yang lebih tinggi Bila ditinjau berasal kualitas bahan yang dipergunakan, tetapi hanya sedikit yang bisa sinkron dengan bentuk wajah pemakainya. Para peneliti asal University of Cambridge, melakukan serangkaian tes kecocokan yang tidak selaras, dan menemukan bahwa waktu masker berperforma tinggi mirip masker N95, KN95 atau FFP2 yang tidak dipasang menggunakan benar, kinerjanya tidak lebih baik asal masker kain. perbedaan wajah masing-masing orang seperti bentuk hidung, lemak pada wajah, dan pipi membuat masker kadang tidak terpasang dengan “pas”.

Jadi, pastikan masker kita terpasang menggunakan erat, “pas” di muka, menutupi bagian hidung hingga dagu, nyaman serta safety. ingat juga buat selalu menerapkan protokol kesehatan lain, berupa mencuci tangan, menjaga jarak minimal 2 meter, membatasi mobilitas, menghindari keramaian, dan menghindari makan bersama. Jagalah kebersihan lingkungan dan pastikan jendela udara pada tempat tinggal baik. yuk kita tingkatkan imunitas menggunakan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat cukup, permanen beraktivitas fisik, dan melakukan vaksinasi. Faktor terpenting yg tidak boleh dilupakan ialah ayo jaga kualitas iman Kita dengan tetap beribadah pada yang kuasa YME.

Angka kesakitan serta kematian COVID belakangan ini memang semakin tinggi dengan tajam. mari kita saling menjaga. Jika Anda mengalami gejala mirip flu atau terkonfirmasi positif COVID, segera konsultasikan kondisi Anda di Dokter. buat pasien tanpa gejala atau tanda-tanda ringan, lakukan isolasi mandiri dan manfaatkan fasilitas telekonsultasi. Salam sehat!

Referensi:

  • Kementerian Keseharan RI. Covid-19 Update. 24 Juni 2021.
  • Brooks JT, Beezhold DH, Noti JD, et al. Maximizing Fit for Cloth and Medical Procedure Masks to Improve Performance and Reduce SARS-CoV-2 Transmission and Exposure, 2021. MMWR Morb Mortal Wkly Rep 2021;70:254–257.
  • Centre for Disease Control and Prevention (CDC). Improve How Your Mask Protects You, 2021.
  • Eugenia O’Kelly et al. ‘Comparing the fit of N95, KN95, surgical, and cloth face masks and assessing the accuracy of fit checking.’ PLoS ONE, 2021. DOI: 10.1371/journal.pone.0245688

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://sites.google.com/view/agen-sbobet88/home https://sites.google.com/view/uptownchristmastrees/ https://sites.google.com/view/schev-tempsite/home https://sites.google.com/view/ottawacovidtracker/home https://sites.google.com/view/virtuallink-consortium/ https://sites.google.com/view/prem-ventures-nsf-seed-grant/ https://sites.google.com/view/numinous-films/ https://sites.google.com/view/19-daftar-slot-online https://sites.google.com/view/schev-tempsite/home https://sites.google.com/view/ottawacovidtracker/home https://sites.google.com/view/virtuallink-consortium/ https://sites.google.com/view/prem-ventures-nsf-seed-grant/ https://sites.google.com/view/numinous-films/home https://sites.google.com/view/worldbankspringmeeting/ https://sites.google.com/view/a-systems-approach-to-biology/ https://sites.google.com/view/oceania-harvard-sig/ https://sites.google.com/view/virtual-digital-showroom/ https://sites.google.com/view/65-66blockassociation/